
ligautama.net - Polisi menggelar reka ulang kasus perampokan yang menewaskan dua bocah di Jalan Mulawarman, RT 01/ RW 01, Tembalang, Semarang, yang digelar di markas Polsek Tembalang, Kamis. Saat reka ulang polisi membuat tiruan ruang rumah tempat terjadinya peristiwa. Casino Online
Kapolsek Tembalang Ajun Komisaris Wahyu Broto Narsono Adhi mengatakan reka ulang tersebut memperagakan 24 adegan. "Tidak kami gelar tempat kejadian karena tidak ingin mengganggu psikologi orangtua korban," kata Wahyu Broto seperti dikutip dari Antara, Kamis (31/10).
Dalam reka ulang itu, Sabung Ayam kedua tersangka Ahmad Musa dan Abdul Rohman juga dihadirkan secara langsung. Adegan diawali dengan kedatangan kedua pelaku ke rumah korban perampokan Sugeng Wiyono di Jalan Mulawarman.
Tersangka Musa merupakan kekasih M, pengasuh kedua bocah malang tersebut. Pelaku lalu memukul M dengan linggis hingga dua kali ketika usahanya untuk mencongkel kamar utama rumah itu kepergok. Togel Online
Aksi kedua pelaku tersebut membuat dua balita anak Sugeng Wiyono tersebut terbangun dan berteriak. Mengetahui hal itu, pelaku memukul kedua bocah yang bernama Kanaya Nadin Aulia Zahrani Wiyono (2,5) dan Keanu Rifky Antosena Wiyono (1) itu di bagian kepala hingga tewas.
Sebelumnya, dua bocah meninggal dunia setelah menjadi korban dalam perampokan sebuah rumah di Semarang, pada 10 Oktober 2013 lalu. Anak pasangan Sugeng Wiyono dan Eny tersebut ditemukan meninggal di dalam rumahnya di Jalan Mulawarman RT 01/ RW 01 Tembalang, Taruhan Bola Semarang. Selain itu, M pengasuh dua korban juga tewas kerena luka serius di bagian kepala.






0 comments:
Post a Comment